Tuesday, March 12, 2013

Diantara Tanda Dekatnya Kiamat Dan Do'a Mohon Ketenangan Hati

*MH*

 Masalah 107: DIANTARA TANDA DEKATNYA KIAMAT DAN DOA MOHON KETENANGAN HATI

Tanya:
Assalammualaikum,ustadz inikah tanda2 akhir zaman? perang dan kerusuhan terjadi dimana2. terus terang hati ini menjadi gentar karena kejadian baru2 ini terjadi di dekat sini. adakah doa khusus untuk membuat hati menjadi tenang?


Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Iya benar. Banyaknya terjadi pertumpahan darah dan pembunuhan adalah salah satu tanda diantara tanda-tanda kiamat kecil. Hal ini sebagaimana dikabarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam di dalam hadits berikut:

 عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "لا تقوم الساعة حتى يكثر الهرج. قالوا: وما الهرج يا رسول الله؟ قال: القتل القتل".

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Tiada akan terjadi hari kiamat, sehingga banyak terjadi al-haraj." Para Sahabat bertanya: "apa itu al-haraj, ya Rasulullah?” Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjawab: “Al-Haraj adalah pembunuhan, pembunuhan.” (HR. MuslimIV/2213 no.157)

Sedangkan doa untuk menenagkan hati, terdapat beberapa lafazh, diantaranya adalah doa berikut ini, agar Allah menghilangkan rasa sedih dan gelisah dari dlm hati kita, sebagaimana disebutkan di dalam hadits shohih berikut ini:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَكُنْتُ أَخْدُمُ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا نَزَلَ فَكُنْتُ أَسْمَعُهُ كَثِيرًا يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ

“ Dari Anas bin Malik : Aku melayani Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam saat beliau singgah dan aku selalu mendengar beliau banyak berdo'a:

"Allahumma Inni A'uudzu Bika Minal Hammi wal hazan, wal 'Ajzi Wal Kasali Wal Bukhli Wal Jubni Wa Dhal'i ad-Daini Wa Ghalabatir Rijaal",

(Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari (sifat) gelisah, sedih, lemah, malas, kikir, pengecut, terlilit hutang dan dari dikuasai orang lain."
(HR. Bukhari III/1059 no.2736, V/2069/5109, 6002, Abu Daud I/482 no.1541, An-Nasai VIII/274 no.5503, dan Ahmad III/159 no.12637. Dan dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Al-Albani di dalam Shohih Sunan Abu Daud I/287 no.1363).

Atau kalo merasa sulit menghafal atau membaca doa tsb, boleh juga ibu berdoa (memohon) kpd Allah ketenangan hati dengan bahasa yg ibu pahami. Selain doa hendaknya berusaha utk selalu bertakwa kpd Allah dengan melaksanakan ketaatan kpda-Nya spt banyak baca Al-Quran, Dzikir, menghadiri majlis ta'lim, dan menjauhi larangan2-Nya. Dengan itu hati mnjadi tenang n tentram, إِنْ شَاءَ اللّهُ .

Penanya: Syukron atas jawabannya Ustadz..
Jawab: iya sama2 bu

No comments:

Post a Comment